Rabu, 14 Desember 2011

Kerugian Penggunaan TIK

Sebagai wujud TIK, internet merupakan revolusi dalam kehidupan manusia yang semakin menguatkan pendapat bahwa TIK dapat memasuki berbagai aspek kehidupan manusia, internet itu memiliki dua peran sebagai alat, dan sebagai tujuan. Hakikat alat adalah mempermudah pekerjaan, demikian pula dengan internet. Internet itu bagaikan pisau, digunakan oleh orang baik cthnya ibu rumah tangga pisau dapat digunakan untuk memasak, tapi apabila digunakan oleh orang jahat akan terjadi sebaliknya. Dampak negatif yang muncul dari femanfaatan teknologi selalu tidak ada terhindarkan. Berikut adalah dampak dari beberapa penggunaan TIK :

1. Mendorong Munculnya Kejahatan Jenis Baru
Internet telah mendorong kejahatan jenis baru yang tidak ada sebelumnya. Selain itu cakupan dari kejahatan yang dilakukan melalui internet sulit diukur dampak langsungnya karena jangkauan internet yang sedemikian luas. misalnya kasus penyebaran virus I Love You dan virus Rontokbro.Sebagai Informasi, saat ini Rontokbro sudah mencapai varian W32/ Rontokbro.O (varian ke-15) dan terus dikeluarkan pembuatnya.
Kejahatan lainnya adalah kejahatan penipuan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi merupakan beberapa contoh kejahatan konvensional, selain itu, perusakan situs internet, pengiriman e-mail sampah, pengiriman virus, memata-matai aktivitas seseorang(spyware), mengacaukan trafik jaringan (DDOS) merupakan kejahatan baru yang muncul akibat internet.

2. Mempermudah Masuknya Budaya Asing yang Negatif
Kemajuan TIK mendorong masuknya budaya asing yang negatif, seperti cara berpakain yang tidak sesuai dengan etika, mendorong pergaulan bebas, kurang harmonisnya hubungan anak dan orang tua. Kondisi ini muncul akibat TIK memberikan beragam informasi yang mudah diakses, terutama dikalangan remaja. Informasi itu dapat bersifat positif atau negatif, bahkan budaya asing yang negatif dapat melunturkan nilai-nilai budaya yang kita anut.
Sebagai seorang pelajar yang banyak berhubungan dengan TIK, kita harus mengantisipasi dampak negatif itu, agar tidak terjerumus di dalamnya. Meningkatkan ketakwaan terhadap tuhan yang Maha Esa, mengisi waktu luang dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat akan menghindarkan kamu dari dampak negatif yang ditimbulkan.

3. Mempermudah Penyebarluasan Karya-karya Pornografi
Pengembangkan TIK telah mempermudah pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi sehingga menebabkan pergeseran norma-norma dan moral masyarakat. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya sikap menerima masyarakat terhadap perbuatan-perbuatan pornoaksi. kecenderungan ini telah menimbulkan keresahan dan kekhawatiran masyarakat beragama akan hancurnya sendi-sendi moral dan etika yang sangat diperlukan dalam pemeliharaan dan pelestarian tatanan kehidupan masyarakat.

4. Mendorong Tindakan Konsumtif dan Pemborosan dalam Masyarakat
TIK seperti internet, televisi, radio banyak menawarkan beragam macam barang atau kebutuhan produk bagi masyarakat, barang tersebut berupa barang primer,sekunder,tersier. Banyak cara yang diberikan penjual kepada pembeli agar dagangannya laris dengan cara diskon, pemberian hadiah dan lain-lain. Akibatnya masnyarakat menjadi konsumtif dan boros karena mendorong mereka untuk terus belanja dan mengeluarkan uang untuk membeli barang yang bukan kebutuhan poko mereka

5. Mendorong Kekejaman dan Kesadisan ( Violence and Gore )
Kekejaman dan kesadisan banyak ditampilkan dalam media TIK seperti televisi dan internet. Dari segi bisnis dan isi, duni internet tidak terbatas, sehingga pemilik situs menggu8nakan segala macam cara agar dapat "menjual" situs mereka. Demikian pula tayangan di televisi yang cenderung kejam dan sadis dapat mempengaruhi penontonnya menjadi lebih agresif, terutama bagi penonton anak-anak

6. Memperluas Perjudian
Dampak negatif lain TIK adalah meluasnya perjudian. Denagn jaringan tersedia, para penjudi atidak perlu pergi ketempat khusus untuk memenuhi keinginan. Selain itu ada juga beberapa situs di internet yang khusus bergerak dalam bidang perjudian, kita hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar